Suara-suara..
mereka kembali..!!
Mereka tak membiarkanku tidur..
Mereka berbicara banyak..
Mereka berbicara satu sama lain menjawab,menalar ...
Aku lelah..
Bahkan ketika aku tertidur aku tahu konferensi di pikiranku masih berlangsung..
Berbicara satu sama lain.. di kepalaku..!!
Bangsat..!!
Aku mengganggu mereka..
Harap tetap tenang dan biarkan aku tidur, Kumohon..!!
Tenang..
aku mencoba fokus pada sesuatu yang lain,
suara.. pikiran... sebuah kata ...
seperti cairan kental lambat percakapan lain mengalir keluar lagi...
terkadang aku takut..
takut akan sesuatu yang menenangkan..
takut akan sesuatu yang tak akan pernah berakhir..
takut akan sesuatu yang tidak dapat ditangkap akal sehatku..
sesuatu yang akan terjadi nanti..
Seperti debu yang berselaras menyatu di bawah tempat tidurku..
Seperti usia yang merambat naik..
menempatkan lengannya di sekitar leherku dengan lembut..
Seperti usia lamanya pertemananku.. baik menyenangkan bijaksana seperti biasanya..
Seperti mengingat lembutnya bau udara..
melihat bentangan surya kebiruanangkasa..
aku sadar..
hanya aku teman terbaik untuk diriku sendiri..
diriku mencintai AKU..
selalu ada untuk ku..
semua perjalanan yang telah akau lalui..
kesepian ego ke AKUanku..
aku mencintai AKU..
apakah ini sama dengan malapetaka tidurku?
yang berteriak tentang ketakutan di alam bawah sadarku..
Perdebatan membela ku ketika aku merasa begitu kehilangan..
merasa tersakiti dan menyakiti..
Ketika aku menangis untuk keadilan...
haruskah aku menjawab pertanyaanku sendiri..??
Pengemis di jalan-jalan yang beruntung dan dicintai.